Enter your keyword

CAPAIAN KINERJA IMIGRASI SOEKARNO-HATTA BULAN NOVEMBER 2019

Berita Kantor Imigrasi Soekarno - Hatta

CAPAIAN KINERJA IMIGRASI SOEKARNO-HATTA BULAN NOVEMBER 2019

CAPAIAN KINERJA IMIGRASI SOEKARNO-HATTA BULAN NOVEMBER 2019

Capaian Kinerja Imigrasi Soekarno-Hatta Bulan November 2019

Dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya, sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta pun merilis capaian kinerja selama bulan November 2019 dari 4 bidang yang dibawahinya, yaitu Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian (Doklanintalkim), Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), serta Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim).

Dari Bidang TPI, yang bertugas melakukan pemeriksaan keimigrasian bagi WNI dan WNA yang akan keluar atau masuk wilayah Indonesia, tercatat sebanyak 455.744 orang WNI dan 217.352 orang WNA yang pergi meninggalkan Indonesia. Sedangkan sebanyak 430.720 orang WNI dan 204.042 orang WNA telah memasuki Indonesia.

Berikutnya dari Bidang Doklanintalkim, yang telah menyelesaikan penerbitan sebanyak 3.661paspor, terdiri atas 2.135 paspor biasa (48 hal) dan 1.526 paspor elektronik (48 hal). Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan telah diberikan kepada 343  orang, sedangkan perpanjangan Visa on Arrival diberikan kepada 16 orang. Telah dilakukan juga pemberian KITAS kepada 29 orang dan perpanjangan KITAS kepada 21 orang. Selain itu, ada pula permohonan pendaftaran Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG) sebanyak 7 orang, permohonan Affidavit 3 orang, laporan Visa TKA (2C11, 2C12, 2C13, 2C21 dan 2C22) 40 orang, dan laporan Visa non-TKA (2C11 dan 2C21) sebanyak 9 orang. Untuk Bidang Inteldakim telah melakukan Tindakan Administrasi Keimigrasian kepada 8 orang, dan memberikan 30 Surat Tanda Penerimaan (STP) penahanan paspor. Dan yang masuk dalam proses peradilan (Pro justitia) sebanyak 2 perkara. Terakhir adalah bidang Tikim, yang telah menyelesaikan 561 pelayanan informasi keimigrasian, 16 pengaduan masyarakat, serta 45  pelayanan WNA. Diharapkan hasil yang telah dicapai ini senantiasa memotivasi seluruh pegawai untuk selalu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.